Anomali Air

Anomali air adalah rancangan Sang Pencipta yang sangat sempurna mengenai pemuaian dan penyusutan volume air. Sifat alami semua zat jika dipanaskan adalah memuai, dimensi panjangnya akan bertambah.

Went to Pangandaran, Turn Off My Watch

Liburan akhir tahun terakhir, gue bareng temen-temen kantor liburan ke pantai Pangandaran. Seru banget.

If You Could Travel Back in Time

If you could travel back in time, what would you do? I will go back in seven years ago, and change my way of study.

Getting Married

Dulu, pas masih kuliah, beberapa temen nikah pas mereka masih sibuk kuliah. Beberapa masih bisa menghandle kuliah dan keluarga barunya dengan baik, cuma keliatan lebih cape aja.

Tips Menjadi Lawan Bicara yang Menyenangkan

Saat kita terlibat dalam suatu pembicaraan, sebisa mungkin kita menghormati lawan bicara kita dan membuatnya merasa nyaman berbicara dengan kita, jangan sampai saat baru saja memulai pembicaraan, kita sudah membuatnya ill feel dan enggan berbicara lagi dengan kita.

Selasa, 21 Februari 2012

Tips Menjadi Lawan Bicara yang Menyenangkan

Masih dari blog lama gue yang ga gue urus karena satu dan lain hal, dan masih copast. Suatu saat akan gue perbarui artikel ini.


Saat kita terlibat dalam suatu pembicaraan, sebisa mungkin kita menghormati lawan bicara kita dan membuatnya merasa nyaman berbicara dengan kita, jangan sampai saat baru saja memulai pembicaraan, kita sudah membuatnya ill feel dan enggan berbicara lagi dengan kita.
Berikut tips dari The Art Of Conversation yang diberitakan oleh laman Yahoo! Shine:
1. Hindari detail pembicaraan yang tidak penting
Terkadang dalam sebuah perbincangan seru, Anda akan merasa terpojok terhadap pertanyaan-pertanyaan yang mendetail mengenai diri Anda atau sebuah kasus. Jika Anda menganggap hal tersebut tidak penting untuk dibicarakan, Anda tidak harus menjelaskannya. Namun, jangan pernah mengalihkan perbincangan karena akan mengubah suasana komunikasi yang telah tercipta.
2. Jangan menanyakan pertanyaan lain jika pertanyaan sebelumnya belum selesai dijawab
Jika Anda menanyakan pertanyaan mengenai salah satu sisi kehidupan dari lawan bicara Anda, jangan langsung loncat pada topik pembicaran lain mengenai diri Anda sebelum hal tersebut terjawab. Selain akan membuat Anda terlihat egois, lawan bicara Anda pun akan malas melanjutkan perbincangan dengan Anda.
3. Jangan memotong seseorang yang sedang berbicara
Ceritakan hal yang ingin Anda perbincangkan dengan jelas dan tidak bertele-tele, serta jangan pernah memotong lawan bicara. Dengan begitu Anda memberikan kesempatan pada lawan bicara Anda untuk mengutarakan pendapatnya. Perbincangan seru dua arah pun akan mudah terbentuk.
4. Jangan bertentangan, khususnya jika hal tersebut tidak penting
Perbincangan tidak akan pernah luput dari hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai yang dianut seseorang. Namun, jangan pernah ngotot jika hal tersebut tidaklah penting untuk dibicarakan.
5. Jangan menguasai perbincangan
Tanyakan pertanyaan untuk mengetahui kesamaan di antara kalian. Jangan pernah egois dalam sebuah perbincangan. Perbincangan dua arah antara kalian akan membuat perbincangan semakin seru, dan Anda pun akan menemukan banyak kesamaan dengan lawan berbicara Anda.
6. Jangan selalu menjadi pahlawan dari setiap cerita
Bangunlah perbincangan yang seimbang. Jangan selalu bercerita tentang Anda, kehidupan Anda, teman Anda, dan apapun mengenai Anda.
7. Pilihlah topik sesuai keinginan bersama
Bacalah topik yang menarik untuk diperbincangkan dengan lawan bicara Anda. Jangan berbicara tentang politik jika Anda mengetahui lawan bicara Anda bukanlah orang politik.
8. Jadilah pendengar yang baik
Dengan menjadi pendengar yang baik, Anda dapat membangun topik-topik perbincangan yang seru dengan lawan bicara Anda.
9. Perbincangan harus seharmoni dengan lingkungan
Perhatikan keadaan sekitar, terkadang kondisi di sekitar kalian bisa menjadi topik yang menarik untuk diperbincangkan.
10. Jangan terlalu membesar-besarkan cerita
Ceritakan sebuah cerita sesuai fakta yang ada. Gunakan nada bicara dan ekspresi yang sesuai unuk menggambarkan cerita tersebut.
Ketika berbicara face to face dengan seseorang kita harus terlihat antusias dan harus menunjukkan sebagai partner bicara yang baik dan menyenangkan. Akan tetapi masalah yang sering kita hadapi setiap kali kita bertatapan langsung dengan mata lawan bicara tersebut, seketika itu pula timbul rasa tidak nyaman, grogi dan bahkan salah tingkah.
Salah tingkah akibat grogi saat bicara dengan orang lain tentu menimbulkan rasa serba salah bagi kita, di satu sisi bila wajah dan tatapan mata kita tidak ditujukan ke lawan bicara ini tentu menimbulkan kesan tidak sopan dan tidak memperhatikan, tapi bila kita terus melakukan kontak mata secara langsung rasa grogi dan salah tingkah tetap akan muncul.
Untuk menghindari grogi dan salah tingkah bahkan sampai menundukkan kepala akibat grogi ketika habis saling bertatapan mata. Maka ada kiat yang sangat jitu yang patut dicoba, yaitu ketika berbicara dengan lawan bicara kita, arahkanlah tatapan mata Anda di wilayahtriangle face yang meliputi dahi, gelembung pipi dekat hidung dan wilayah bibir kiri-kanan.
Selamat mencoba…!!!

Cara Mengetahui Orang Berbohong

Ini artikel dari blog lama gue. Dulu hasil copast, tapi gue pikir ini artikel bagis banget, jadi gue copast lagi, hehehe...

Sering kesal karena sangat mudah dibohongi oleh teman sahabat atau saudara? Atau dikadalin oleh pacar merupakan aktivitas rutin sehari-hari? Nah sebaiknya dibaca ya uraian berikut ini supaya tahu kapan seseorang berkata jujur atau tidak. Semoga bermafaat.
Berbohong merupakan salah satu perilaku tak baik yang paling umum dilakukan oleh semua orang. Terkadang, sebagian orang menutupi kebiasaan berbohong itu dengan alasan mereka berbohong putih alias berbohong demi kebaikan. Dari semua perilaku manusia, mungkin berbohong adalah salah satu yang sulit dideteksi. Namun, ada lima hal yang dapat membantu Anda mendeteksi ketika seseorang berbohong, antara lain:
1.Gugup. Berbohong memiliki gejala yang hampir sama dengan ketegangan. Dalam berbagai situasi ketika kita berniat untuk berbohong, kita dapat merasa gugup, saat mencoba menutupi kesalahan. Cara mudahnya yaitu mengetahui sifat dasar seseorang kemudian mengetahui peredaannya. Jika seseorang biasanya terlihat santai, kemudian tiba-tiba sering berkedip dan melakukan gerakan mata yang tidak biasa, menjilat lidah dan menyentuh wajah dapat dijadikan ciri-ciri seseorang sedang berbohong.
2. Perhatikan bahasa tubuh. Amati bahasa tubuh gestur yang tampak menutupi bagian tertentu dari wajah atau tubuh. Menyentuh hidup merupakan ciri khas dari gejala ketegangan. Saat Bill Clinton bersaksi didepan juri mengenai hubungannya dengan Monica Lewinsky, tubuhnya secara alami melakukan bahasa tubuh yang normal ketika menjawab dengan benar. Namun, ketika dia dipaksa lebih jauh mengenai hal itu, dia tampak menyentuh hidungnya setiap empat menit. Totalnya, sekitar 26 kali.
3.Gelisah berlebihan. Perhatikan jika seseorang yang Anda curigai berbohong, menggaruk atau menggesek pakaiannya. Jika Anda tengah berbohong dan ingin menutupinya, kontrol pandangan Anda dan tempatkan tangan Anda dengan tenang tanpa terlihat tidak alami.
4. Senyum berlebihan. Disamping dari tampilan menyeringai khas pembohong, studi menemukan orang tersenyum lebih banyak ketika mereka mengatakan yang sebenarnya.
5. Percaya pada naluri Anda. Seringkali kita bisa mendeteksi seseorang berbohong secara intuisi dibandingkan secara ilmiah. Mungkin benar jika pepatah kuno mengatakan, jika Anda mencurigai seseorang berbohong, mungkin Anda benar. republika.

Law of Attraction

Pernah denger sesuatu tentang hukum ketertarikan? Itu udah banyak banget dibahas di banyak buku : the secret, chicken soup, dan lain-lain. Pokoknya banyak banget buku yang ngebahas tentang ini. Inti dari bahasan motivasi ini adalah kalau lu menebarkan energi positif ke alam semesta, maka alam semesta akan juga memberikan lebih banyak lagi energi positif buat lu. Begitu juga sebaliknya. Gue pernah rasain bagian negatifnya. Gue yakin lu juga pada ngerasain. Suatu pagi gue bangun kesiangan, atau apalah yang bikin mood gue ngedrop, terus hal buruk lain datang menghampiri gue. Terus gue berpikir kalau "Sial ini hari!". Dan beneran aja setelah itu seharian kejadian-kejadian buruk datang bertubi-tubi. Semakin gue mengeluh, semakin sial lah gue. Sering banget gue ngalamin kejadian kayak gitu.

Bagian positifnya juga banyak gue alamin, salah satunya yang paling berkesan, karena gue sadar bahwa saat itu gue menerapkan law of attraction. Gini ceritanya.

Menjelang akhir taun, tempat kerja gue ngadain galadinner di hotel. Acaranya makan malem, performance, penghargaan buat para karyawan, dan doorprise. Gue denger sebelumnya, kalau doorprise yang disediakan saat itu adalah lima buah ponsel. Dan gue denger bocoran kalo salah satu ponsel yang ada di doorprise itu adalah Samsung Galaxy, entah galaxy seri mana, tapi itu satu-satunya info yang gue dapet.
Okay, ini bagian pas otak gue mulai bekerja untuk memvisualisasikan kalau gue bakalan dapet HP itu. Gue bayangkan sampai sedetil-detilnya HP yang gue mau, Gue bayangkan waktu gue naik panggung buat nerima tu HP. Mulut gue mengafirmasi bahwa gue dapet doorprise.

Malam galadinner pun tiba, berbagai acara disuguhkan di situ, diselingi pembagian doorprise. Dan tebak apa! Gue dapet Samsung Galaxy Y. Gue seneng banget,  bukan karena gue pengen banget HP itu, waktu itu gue udah punya tipe pendahulunya yang sedikit lebih mahal dan bagus. Tapi karena law of attraction gue bekerja dengan baik, baru kali ini gue rasain yang segitu nyatanya. Jadi dari lima doorprise HP yang ada saat itu, cuma satu yang Samsung Galaxy. It is work!

Percobaan pertama tentang penerapan law of attraction bekerja dengan baik, gue cerita sama temen-temen gue tentang ini, juga bos-bos gue yang telah mengajarkan tentang hukum ketertarikan ini, dan meyakinkan gue bahwa dia juga pernah menerapkannya. Malah, dia menyarankan gue untuk menerapkan law of attraction untuk mempertemukan gue dengan pangeran hati gue. (blushing)

Okay, gue akan coba saran bos gue lagi. Dengan keyakinan hati yang penuh, bahwa dalam waktu dekat gue akan dipertemukan dengan soulmate gue, diiringi doa kepada Allah.
Gue akan segera dipertemukan dengan jodoh gue, seorang pemuda lajang, yang sedikit lebih tua dari gue,  baik agamanya,  baik hatinya, yang baik ilmunya, baik dan halal hartanya, baik fisiknya, baik keluarganya, punya sense of humor, romantis, bertanggungjawab, menyukai pekerjaannya dan dapat memelihara kebersihan dan kesehatan dirinya. Dan gue akan menikah dengannya di tahun ini, tepatnya bulan Agustus tanggal 11. Amiiin...

Senin, 30 Januari 2012

Free Chicken


Minggu pagi yang cerah. Seperti aktivitas kebanyakan wanita lajang yang tinggal dengan orangtua lainnya di hari libur, mereka menghabiskan waktu di dapur untuk sekedar bantu-bantu. Dan jenis bamntuan yang gue pilih tentu saja nyuci piring. Dan selesai dari aktifitas mulia itu, waktu itu hampir jam sembilan gue balik lagi ke kamar untuk mengecek ponsel yang saat itu sedang dicharge. Ada sms masuk, dari jam delapan kurang, dari teman lama gue, temen kuliah. Dia bilang "Gue udah di depan Mesjid", tempat gue biasanya janjian klo ada yang mau ketemu ama gue, tempat itu adalah patokan dari jalan raya akses masuk ke rumah gue, dan dari jalan raya situ, masih ada 2,4 km lagi yang harus ditempuh untuk sampai ke rumah gue.

Gue kaget bukan main, maksudnya temen gue itu tinggal di luar kota, dia nyamperin gue tanpa ngasih kabar ke gue sebelumnya kalo dia mau datang. Selebor banget temen gue itu. Gimana kalo gue ternyata ga ada di rumah, rugi di dia juga, udah datang jauh-jauh, berangkat harus dari subuh, dan pulang dengan penuh rasa kecewa dan kesia-siaan. Dan harus bengong satu jam lebih buat nunggu gue sadar kalo dia datang ke tempat gue.

Singkat cerita, gue langsung ambil jaket dan helm, ga pake mandi, ga inget buat bawa helm dobel. Saat itu muka gue lagi berantakan banget, lagi awal-awal perawatan, gawatnya, gue ga inget buat rapiin muka gue. TIDAAAKK... Beberapa puluh menit kemudian, gue sampe di tempat temen gue nunggu, gue parkir, mau buka helm, dan ga jadi buka helm. Gue sadar muka gue ga karuan banget, jadilah helm gue jadikan topeng.

Gue temuin dia (masih dengan helm gue), kita ngobrol kesana kemari, mulai bosen, akhirnya gue ngajak dia buat jalan aja pake motor gue. Dan karena gue ga bawa helm selain yang lagi gue pake buat mengkamuflase muka gue, akhirnya kita ga lewat jalan utama, kita lewat jalan kecil yang masih cukup buat dua arah. Karena jalanannya lumayan sepi, gue bawa motor pelan sambil celingak-celinguk. Dan tebak, apa yang gue liat.

Gue liat gerobak kecil penjual ayam goreng crispy (waktu gue kuliah gue sebutnya ayam goreng skripsi). Yang membuat gue terpaku sebentar adalah, tulisan di gerobak itu "FREE CHICKEN". Entah si penjual itu salah denger, salah tau atau salah nulis, yang jelas dia salah besar. Masalahnya itu gerobak lusuh adanya di depan rumah yang keliatannya lusuh juga, dan kecil, gue pikir pasti ini yang punya usaha lagi merintis dan mengharap keuntungan untuk sekedar menyambung hidup. Gimana kalo orang yang dateng ke gerobak itu bukannya mau beli ayam goreng, tapi nagih ayam goreng gratis, sesuai dengan yang dia tulis di gerobaknya.
Astaghfirullah!

Published with Blogger-droid v2.0.4

LAKUKAN SEKARANG JUGA

Bicara soal penghematan air, sebenarnya sangat mudah sekali. Everybody can do that, it so simple. Kita bisa melakukannya tanpa tambahan biaya, tanpa tambahan usaha, bahkan justru menghemat semua itu, sekaligus memberi manfaat bagi orang lain dan generasi setelah kita.

Oke, gue mau cerita tentang gue sendiri. Gue tinggal di perumahan di kaki gunung, yang tentunya fasilitasnya udah lengkap disini. Kelebihan yang gue dapet dari tinggal di kaki gunung diantaranya, pemandangannya bagus, udaranya sangat sejuk, masih banyak hijau-hijau di sekitar rumah, bikin mata jadi adem. Tinggal di kaki gunung juga jauh dari kebisingan, tingkat polusi masih rendah, lingkungan juga cenderung aman, dan kehidupan sekitar sangat kekeluargaan, semua orang di sekitar rumah bisa disenyumin dan diajak ngobrol, tanpa khawatir bakalan dicuekin. Satu lagi hal paling penting tentang keuntungan tinggal di kaki gunung adalah ketersediaan air yang hampir tidak terbatas.

Walaupun sebenarnya ada satu kelemahan tinggal di sini yang sangat amat gue rasakan, dan gue sering mengeluh tentang itu. Akses ke kota lumayan jauh bro, berat di ongkos, lebih lagi kalo ga punya kendaraan, satu-satunya kendaraan umum di sini adalah ojek, itupun klo mau manggil musti jalan dulu ke depan komplek yang jalannya naik-turun, nanjak-mudun. Berat di ongkos. Aduuuh...

But anyway, gue cukup bersyukur ko dengan keadaan ini. Gue menunjukkan rasa syukur gue dengan menjaga kebersihan rumah gue (rumah ortu gue sebenernya, tapi ntar klo gue beli rumah, gue pilih daerah perbukitan juga, tapi yang lebih dekat ke pusat peradaban deh, ^^). Gue juga bersyukur dengan melimpahnya air disini. Bahkan temen abang gue dulu klo mau nyuci motor sendiri ya datengnya ke rumah gue. Gue berusaha sebisa mungkin untuk menghemat air di rumah gue. 

  1. Klo gue mau minum, gue ambil air seperlunya gue, klo gue aus banget, gue ambil segelas penuh, klo gue cuma pengen minum doang, gue ambil air cuma setengah gelas, dan semua air di gelas gue langsung gue minum saat itu juga, jadi kalo ada yang mau nyuci piring n gelas, airnya ga usah di buang. Gitu juga kalo gue minum dari air kemasan di tempat kerja, di kondangan atau di tempat lain yang kemasannya gelasan gitu, langsung gue abisin. Akibatnya gue sering dibilang onta ama temen-temen gue, heu...
  2. Gue mandi pake shower, dan kalo gue lagi sabunan, gosok-gosok gitu, ya gue matiin air di showernya. By the way, tau ga kalo mandi pake shower bisa menghemat air jauh lebih banyak daripada kita pake gayung. Gitu juga kalo lu gosok gigi atau cuci muka, pas lu lagi ngegosok, atau ngoles sabun atau odolnya, jangan lu biarin kran airnya ngebuka gitu. Satu lagi cara gue menghemat air adalah, gue cuma mandi satu kali kalo mau pergi, itu penting buat gue dan buat ketersediaan air bagi generasi penerus gue nantinya.
  3. Gue, sebagai seorang wanita yang rajin dan terlatih, gue biasa melakukan pekerjaan rumah seperti nyuci baju, ngepel lantai dan nyuci piring. Yang terakhir itu kerjaan favorit gue, ga tau kenapa emak gue ngajarin gue nyuci piring dari kelas tiga SD, dan inilah hasilnya, gue suka ngamuk-ngamuk kalo di rumah gue ada yang nyuci piring selain gue. Back to topik, jadi gue kalo nyuci piring pake air yang ngalirnya kecil aja dari kran, klo gue lagi gosok-gosok piringnya pake sabun, ya gue matiin keran airnya. Nah, kalo gue nyuci baju, kan pake mesin tuh, gue mengeringkan baju 2x, yang pertama, abis direndem digiling lagi sebentar, langsung gue peres di tabung peras mesin cuci, maksudnya biar sabunnya cepet ilang, baru setelah itu gue bilas cukup sekali, baru diperes lagi. Itu sangat efektif buat gue. Sangat menghemat air.
Okay deh, cukup sekian postingan kali ini. Terimakasih...

PERINGATAN UNTUK DILAKSANAKAN

dapet copast dari grup di fb, enjoy, n jangan lupa juga renungkan!!

Sebuah Surat Dari Masa Depan
Kepada Yth
Manusia

Aku hidup di tahun 2050. Aku berumur 50 tahun, tetapi kelihatan seperti sudah 85 tahun. Aku mengalami banyak masalah kesehatan, terutama masalah ginjal karena aku minum sangat sedikit air putih. Aku fikir aku tidak akan hidup lama lagi. Sekarang, aku adalah orang yang paling tua di lingkunganku, Aku teringat disaat aku berumur 5 tahun semua sangat berbeda, masih banyak pohon di hutan dan tanaman hijau di sekitar, setiap rumah punya halaman dan taman yang indah, dan aku sangat suka bermain air dan mandi sepuasnya. Sekarang, kami harus membersihkan diri hanya dengan handuk sekali pakai yang di basahi dengan minyak mineral. Sebelumnya, rambut yang indah adalah kebanggaan semua perempuan. Sekarang, kami harus mencukur habis rambut untuk membersihkan kepala tanpa menggunakan air. Sebelumnya, ayahku mencuci mobilnya dengan menyemprotkan air langsung dari keran ledeng. Sekarang, anak-anak tidak percaya bahwa dulunya air bisa digunakan untuk apa saja. Aku masih ingat seringkali ada pesan yang mengatakan: “JANGAN MEMBUANG BUANG AIR” Tapi tak seorangpun memperhatikan pesan tersebut. Orang beranggapan bahwa air tidak akan pernah habis karena persediaannya yang tidak terbatas. Sekarang, sungai, danau, bendungan dan air bawah tanah semuanya telah tercemar atau sama sekali kering. Pemandangan sekitar yang terlihat hanyalah gurun-gurun pasir yang tandus. Infeksi saluran pencernaan, kulit dan penyakit saluran kencing sekarang menjadi penyebab kematian nomor satu. Industri mengalami kelumpuhan, tingkat pengangguran mencapai angka yang sangat dramatik. Pekerja hanya dibayar dengan segelas air minum per harinya. Banyak orang menjarah air di tempat-tempat yang sepi. 80% makanan adalah makanan sintetis. Sebelumnya, rekomendasi umum untuk menjaga kesehatan adalah minum sedikitnya 8 gelas air putih setiap hari. Sekarang, aku hanya bisa minum setengah gelas air setiap hari. Sejak air menjadi barang langka, kami tidak mencuci baju, pakaian bekas pakai langsung dibuang, yang kemudian menambah banyaknya jumlah sampah. Kami menggunakan septic tank untuk buang air, seperti pada masa lampau, karena tidak ada air. Manusia di jaman kami kelihatan menyedihkan: tubuh sangat lemah; kulit pecah-pecah akibat dehidrasi; ada banyak koreng dan luka akibat banyak terpapar sinar matahari karena lapisan ozon dan atmosfir bumi semakin habis. Karena keringnya kulit, perempuan berusia 20 tahun kelihatan seperti telah berumur 40 tahun. Para ilmuwan telah melakukan berbagai investigasi dan penelitian, tetapi tidak menemukan jalan keluar. Manusia tidak bisa membuat air. Sedikitnya jumlah pepohonan dan tumbuhan hijau membuat ketersediaan oksigen sangat berkurang, yang membuat turunnya kemampuan intelegensi generasi mendatang. Morphology manusia mengalami perubahan… yang menghasilkan/melahirkan anak-anak dengan berbagai masalah defisiensi, mutasi, dan malformasi.
Pemerintah bahkan membuat pajak atas udara yang kami hirup: 137 m3 per orang per hari. [31.102 galon] Bagi siapa yang tidak bisa membayar pajak ini akan dikeluarkan dari “kawasan ventilasi” yang dilengkapi dengan peralatan paru-paru mekanik raksasa bertenaga surya yang menyuplai oksigen. Udara yang tersedia di dalam “kawasan ventilasi” tidak berkulitas baik, tetapi setidaknya menyediakan oksigen untuk bernafas.Umur hidup manusia rata-rata adalah 35 tahun. Beberapa negara yang masih memiliki pulau bervegetasi mempunyai sumber air sendiri. Kawasan ini dijaga dengan ketat oleh pasukan bersenjata. Air menjadi barang yang sangat langka dan berharga, melebihi emas atau permata. Disini ditempatku tidak ada lagi pohon karena sangat jarang turun hujan. Kalaupun hujan, itu adalah hujan asam.Tidak dikenal lagi adanya musim. Perubahan iklim secara global terjadi di abad 20 akibat efek rumah kaca dan polusi. Kami sebelumnya telah diperingatkan bahwa sangat penting untuk menjaga kelestarian alam, tetapi tidak ada yang peduli. Pada saat anak perempuanku bertanya bagaimana keadaannya ketika aku masih muda dulu, aku menggambarkan bagaimana indahnya hutan dan alam sekitar yang masih hijau. Aku menceritakan bagaimana indahnya hujan, bunga, asyiknya bermain air, memancing di sungai, dan bisa minum air sebanyak yang kita mau. Aku menceritakan bagaimana sehatnya manusia pada masa itu. Dia bertanya: – Ayah ! Mengapa tidak ada air lagi sekarang ? Aku merasa seperti ada yang menyumbat tenggorokanku. .. Aku tidak dapat menghilangkan perasaan bersalah, karena aku berasal dari generasi yang menghancurkan alam dan lingkungan dengan tidak mengindahkan secara serius pesan-pesan pelestarian… dan banyak orang lain juga !. Aku berasal dari generasi yang sebenarnya bisa merubah keadaan, tetapi tidak ada seorangpun yang melakukan. Sekarang, anak dan keturunanku yang harus menerima akibatnya, Sejujurnya, dengan situasi ini kehidupan di planet bumi tidak akan lama lagi punah, karena kehancuran alam akibat ulah manusia sudah mencapai titik akhir. Aku berharap untuk bisa kembali ke masa lampau dan meyakinkan umat manusia untuk mengerti apa yang akan terjadi… Pada saat itu masih ada kemungkinan dan waktu bagi kita untuk melakukan upaya menyelamatkan planet bumi ini ! Tolong Kirim surat ini ke semua teman dan kenalan anda, walaupun hanya berupa pesan, kesadaran global dan aksi nyata akan pentingnya melestarikan air dan lingkungan harus dimulai dari setiap orang. Persoalan ini adalah serius dan sebagian sudah menjadi hal yang nyata dan terjadi di sekitar kita. Lakukan untuk anak dan keturunan mu kelak” 
“AIR DAN BUMI UNTUK MASA DEPAN” 
Regards, “TANAMLAH SEBANYAK-BANYAKNYA POHON DAN HEMATLAH AIR” 
Jerry “UNTUK ANAK DAN CUCUMU KELAK DIMASA DEPAN” 
Sekarang... 
Ini adalah pilihanmu... 
Untuk menjaga planet kita yang indah ini 
atau 
menjadi egois dan tidak menghiraukan kebutuhan generasi masa depan kita. 
Diolah Dari Berbagai Sumber

Selasa, 24 Januari 2012

Almost Catch by an Accident

Siang itu gue berangkat menuju tempat kerja gue, pake motor matic kesayangan gue yang di STNKnya tertulis nama ayah gue. Berhubung gue adalah pengemudi yg memegang teguh prinsip safety riding, jadi gue periksa semua kelengkapan dompet gue, SIM, STNK, dan duit tentunya. Gue pake sepatu tertutup, helm, masker dan sarung tangan, bukan apa-apa, paparan sinar matahari saat anda berkendara motor di siang hari bisa membuat kulit anda hitam dalam beberapa menit saja. Oke, singkat cerita gue mulai memacu motor gue ke jalan raya, nah jalan yang gue lawati ini adalah jalan lintas provinsi di kota gue, makanya klo weekend bisa macet parah, tapi hari itu jalan lumayan sepi, lumayan juga buat rada ngebut. Sayangnya angin hari itu juga luar biasa beringas, kebayang ya gue lagi di atas motor, pake masker dan kaca helm aja udah cukup membatasi pandangan, ditambah lagi angin besar di hampir setiap tempat.

Di sepanjang jalan itu ada daerah kompleks perumahan tentara, di depannya ada tentara lagi naik motor sport warna sylver, terlihat baru, dia mau nyebrang menuju ke arah yang berlawanan dengan arah jalan gue, saat itu posisi motornya udah tegak lurus dengan jalan (memotong jalan) sedikit ke tengah, akhirnya gue memutuskan untuk ambil jalan lewat belakang motor itu, tapi di samping kanan gue ada motor berkecepatan tinggi saat motor tentara itu mulai ngegas. Tabrakan pun tidak terhindarkan lagi tepat di samping matic gue yang berjalan santai. Gue bisa liat dengan jelas serpihan body plastik motor sylver itu terpental ke segala arah, termasuk ke arah gue, membuat motor gue oleng beberapa saat.

Waw, kejadian itu membuat gue gemetar selama perjalanan. Gue teringat lagi kejadian di Tugu Tani beberapa hari yang lalu. Bagaimana bisa si pengemudi Afriyani Susanti tampak begitu innocent setelah menyebabkan sembilan orang meninggal di tangan dia. Tanpa memperlihatkan perasaan bersalah atau menunjukkan raut wajah penyesalan.

Ini gue sisipkan juga video kecelakaan itu, gue ambil dari youtube.

Total Tayangan Halaman

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More