Rabu, 04 April 2012

Tipe Kepribadian Introvert dan Ekstrovert

Tipe-tipe kepribadian telah banyak berkembang dalam banyak teori pengelompokkan. Salah satunya adalah pengelompokkan kepribadian introvert dan ekstrovert. Ekstrovert adalah kepribadian yang lebih dipengaruhi oleh dunia objektif, orientasinya terutama tertuju ke luar. Pikiran, perasaan, serta tindakannya lebih banyak ditentukan oleh lingkungan. Sedangkan introvert adalah kepribadin yang lebih dipengaruhi oleh dunia subjektif, orientasinya tertuju ke dalam.



Introvert adalah satu ujung dari dimensi kepribadian introversi – ekstroversi dengan karakteristik watak yang tenang, pendiam, suka menyendiri, suka termenung, dan menghindari resiko. 

Ciri-ciri kepribadian introvert adalah pendiam, pemalu, mawas diri, gemar membaca, suka menyendiri dan menjaga jarak kecuali dengan teman yang sudah akrab, cenderung merencanakan lebih dahulu – melihat dahulu – sebelum melangkah, dan curiga, tidak suka kegembiraan, menjalani kehidupan sehari-hari dengan keseriusan, dan menyukai gaya hidup yang teratur dengan baik, menjaga perasaannya secara tertutup, jarang berperilaku agresif, tidak menghilangkan kemarahannya, dapat dipercaya, dalam beberapa hal pesimis, dan mempunyai nilai standar etika yang tinggi.


Sedangkan ekstrovert adalah satu ujung dari dimensi kepribadian introversi – ekstroversi dengan karakteristik watak peramah, suka bergaul, ramah, suka menurutkan kata hati, dan suka mengambil resiko. Ciri-ciri kepribadian ekstrovert adalah mudah bergaul, suka pesta, mempunyai banyak teman, membutuhkan teman untuk bicara, dan tidak suka membaca atau belajar sendirian, sangat membutuhkan kegembiraan, mengambil tantangan, sering menentang bahaya, berperilaku tanpa berpikir terlebih dahulu, dan biasanya suka menurutkan kata hatinya, gemar akan gurau-gurauan, selalu siap menjawab, dan biasanya suka akan perubahan, riang, tidak banyak pertimbangan (easy going), optimis, serta suka tertawa dan gembira, lebih suka untuk tetap bergerak dalam melakukan aktivitas, cenderung menjadi agresif dan cepat hilang kemarahannya, semua perasaannya tidak disimpan dibawah kontrol, dan tidak selalu dapat dipercaya.


Selanjutnya muncul teori bahwa diantara kedua tipe kepribadian ini terdapat ambivert. Tipe ini memiliki perpaduan karakter ekstrovert dan introvert yang cenderung seimbang, Pada umumnya tipe ambivert memiliki sifat easy going sekaligus sensitif dan moody. Tipe ini juga gemar bersosialisasi dengan berbagai kalangan sehingga mampu melampaui batasan antara ekstrovert dan introvert dan mampu menunjukkan sifat ekstrovert ataupun introvert pada kondisi yang berbeda.

0 komentar:

Poskan Komentar

Total Tayangan Laman

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More